Pendaftaran Online Fakultas Hukum PTN: Calon Mahasiswa Wajin Nonto Vonis Jessica Live

Sidang Akhir Pembacaan Vonis  Memutuskan 'Jessica Membuhuh Mirna' Keputasan Pengadilan negeri Jakarta membacakan Vonis dengan rangkaian Pembunuhan Miran, dan terungkap sudah siapa yang membunuh mirna, saksikan pembacaan Vonis Hukuman mirna yang terancam 20 tahun penjara. Ada beberapa poin yang disampaikan bahwa terdapat rangkaian atas bukti-bukti yang memperkuat Jessica adalah Pembunuh Mirna.

Menurut pemberitaan yang sedang Live saat ini ada beberapa pembelaan Jessica yang ditolak karena dianggap tidak sesuai, maka dari itu berdasarkan pembuktian Jaksa penuntut Umum selaku wakil Pemerintah yang membuktikan bahwa memang benar Mirna dibunuh oleh Jessica secara berencana. Sidang yang sudah dibacakan membentuk serangkain makna bahwa memang benar Jessica Membunuh dengan Modus Sakit Hati.

Ada 27 poin yang menjelaskan secara runtu mengenai pembunuhan mirna, sidang pembacaan dan vonis hukuman disiarkan langsung baik secara online maupun melalui TV, hal ini memang sudah menjadi pertimbangan Hakim untuk memutuskan berdasarkan alat bukti sementara ada beberapa hal yang disampaikan oleh oleh Penasehat Hukum Jessica yang ditolak oleh Hakim karena dianggap tidak sesuai.

Sementara Sebagai Jaksa Penuntuk Umum beberapa alat bukti yang diberikan sudah cukup membuktikan bahwa Jessica memang terbukti merencakan pembunuhan atas Mirna. Karena Pihak Kuasa Hukum mirna tidak memiliki bukti tandingan yang bisa membebaskan, keterangan dari Ahli tidak bisa dijadikan alat bukti bersifat menjelaskan dan memperkuat alat bukti yang ada.

Dalam Kontes ini seperti yang disampaikan oleh Hakim Alat bukti yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak terbantahkan, kemudian tuntun 20 tahun perjara akan diterima atau kurang dari itu karena sudah dipotong dari masa tahanan, sudah seharusnya mereka yang bersalah dihukum dan tidak dibiarkan bebas.



Hal Ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua terutama bagi mereka yang ingin masuk kuliah di Fakultas Hukum, ini bisa menjadi bahan pembelajaran bagi kalian sekali lagi yang ingin berkecimpung di dunia Hukum nantinya kalian sebagai Ahli Hukum akan dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang luar biasa seperti kasus Jessica.

Entah itu sebagai Hakim, Jaksa ataupun Kuasa Hukum yang akan membela atau menuntut serta memutuskan mengenai nasib seseorang. Oto Sebagai Kusa Hukum Jessica adalah seorang Profesor bidang Hukum yang saat ini menjadi dosen, kalian bisa belajar dari sepak terjang beliau jika ingin menjadi seorang pengaca profesional nantinya.

Kemudian Jaksa Penuntuk Umum selaku penuntut yang akan memberatkan hukuman Jessica bukan merupakan wakil korban tetapi wakil dari Negara untuk mencari kebenaran kalian mahasiswa hukum bisa mengambil contoh untuk Hukum Pinada ataupun perdata saat masuk kuliah Hukum nanti, ini sekaligus menjadi pelajaran bagi kalian yang memang benar-benar ingin kuliah di Hukum.

Hukum bukan hanya apa yang benar atau yang salah saja tetapi lebih dari itu harus dapat dibuktikan secara hukum berdasarkan dua alat bukti untuk itu sebagai calon mahasiswa Hukum kalian bisa mempelajari hal yang sudah ditampilkan kebetulan disiarkan secara langsung. Hakim akan memutuskan mengenai kasus tersebut.